Pengertian WordPress, Sejarah dan Kegunaannya

 yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog  Pengertian WordPress, Sejarah dan Kegunaannya

WordPress adalah…

WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine).

Bagi anda yang masih baru kenal dengan wordpress atau baru menggunakan wordpress, pengertian dari WordPress diatas mungkin akan memperjelas tentang apa itu wordpress? WorPress adalah sebuah engine yang bisa anda manfaatkan untuk mempercepat pembuatan website seperti company profile, toko online, portal berita dan yang lainnya, tidak hanya itu, worpress juga menyediakan banyak plugin untuk membantu dalam pembuatan website anda.

Dalam mengoperasikan wordpress itu tidak diperlukan kemampuan pemrograman (coding) khusus, karena sudah dipermudah dengan user interface yang hanya tinggal mengisi data saat pembuatan website dan tersedia banyak plugin gratis yang siap digunakan untuk membantu kebutuhan fitur website anda.

Sejarah WordPress

WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Pada kenyataannya WordPress adalah penerus dari b2 (bbpress.org), dimana aplikasi b2 (bbpress.org) berhenti beroperasi pada 2002 karena sudah tidak dikembangkan lagi, kemudian Matt Mullenweg yang saat itu masih aktif menggunakan b2 (bbpress.org) memiliki ide untuk mengembangkan sebuah blogware sendiri dengan struktur yang tetap mengikuti standart website dan nuansa yang bersih, Matt mengajak rekannya Mike Little untuk mengembangkan WordPress ini, akhirnya pada 2003 keinginan tersebut semakin kuat untuk mengembangkan wordpress ini, dan pada akhirnya pengembang b2 (bbpress.org) Michel Valdrighi bergabung dengan mereka untuk mengembangkan wordpress ini.

Macam-Macam WordPress

1. WordPress.com

WordPress.com merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau konfigurasi yang cukup sulit. Sayangnya, pengguna WordPress.com tidak dapat mengubah template standar yang sudah disediakan. Artinya, pengguna tidak dapat menambahkan asesori apa pun selain yang sudah disediakan. Meski demikian, fitur yang disediakan oleh WordPress.com sudah cukup bagus.

2. WordPress.org

WordPress.org merupakan wilayah pengembang (developer). Di alamat ini, seseorang dapat mengunduh (download) aplikasi beserta seluruh berkas CMS WordPress. Selanjutnya, CMS ini dapat diubah ulang selama seseorang menguasai PHP, CSS dan skrip lain yang menyertainya. WordPress dengan Bahasa Indonesia ada berkat kerja para kontributor di Indonesia yang dipimpin oleh Huda Toriq, seorang Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

A. WordPress.com

1. Hosting dan Domain gratis di sediakan oleh WordPress.com

2. Tidak bisa install plugin tambahan

3. Template yang tersedia hanya dari WordPress.com tidak bisa dari template eksternal, terbatas hanya template yang disediakan oleh WordPress.com

4. Powered By yang ada pada bagian bawah WordPress.com tidak bisa dihilangkan alias permanen.

5. SEO yang minim karena tidak bisa install plugin pendukung untuk WordPress.com

6. Analisa untuk pengunjung website tidak bisa dipantau secara mendalam, karena keterbatasan tidak bisa install plugin.

7. Tidak bisa mengembangkan website, seperti membuat website toko online, membuat web forum, membuat fitur-fitur seperti yang tersedia di WordPress.org.

8. Tidak  bisa menghasilkan uang dari iklan selain dari WordAds.

9. Struktur alamat domain harus mengikuti alamat dari wordpress, seperti www.namadomain.wordpress.com.

B. WordPress.org

1. Hosting dan Domain harus beli agar bisa install dan menggunkan WordPress.org.

2. Bisa dengan mudah install plugin dan tersedia banyak plugin.

3. Template yang bisa digunakan bisa dari eksternal seperti avada, elementor dan yang lainnya.

4. Powered By yang ada di footer website bisa diubah sesuai keinginan.

5. Banyak sekali dukungan SEO karena bisa menginstall plugin SEO dengan mudah.

6. Analisa pengunjung bisa di pantau secara mendalam karena ada dukungan dari plugin.

7. Bisa dengan mudah mengembangkan website seperti membuat toko online, membuat web forum dan lain-lain.

8. Bisa menghasilkan uang dari berbagai jasa periklanan seperti google adsense dan yang lainnya.

9. Struktur alamat domain bebas karena anda bisa membelinya di jasa penyedia domain.

Dari penjelasan diatas sudah jelas sekali perbedaan kedua jenis WordPress ini, sehingga untuk menggunakan antara WordPress.org dan yang WordPress.com anda sudah memiliki gambaran.
Ketika anda hanya ingin menggunakan wordpress sebagai menampung artikel tanpa tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari wordpress tersebut, anda bisa memakai WordPress.com, akan tetapi jika anda bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan mendapatkan fitur yang lengkap silahkan gunakan WordPress.org.

Keunggulan dan Fitur WordPress

Sama seperti aplikasi lainnya, WordPress memiliki keunggulan dan fitur yang bisa diandalkan oleh penggunanya yaitu:
1. Bisa didapatkan secara gratis tanpa dipungut biaya bahkan untuk kebutuhan secara komersial sekalipun.
2. Bersifat (Open Source) pengguna dapat mengembangkan sendiri websitenya karena memperoleh kode penyusun prangkat lunak wordpress ini.
3. Mudah untuk memodifikasi template dan banyak sekali template yang tersedia yang sesuai dengan keinginan pengguna.
4. User interface mudah dioperasikan bahkan bagi pemula sekalipun.
5. Satu website bisa dikelola oleh beberapa user sehingga memudahkan dalam mengembangkan website.
6. Pengguna yang sebelumnya menggunakan jasa blog gratis seperti blogger dapat mentransfer atau mengimport isi blognya ke wordpress yang sudah di hosting, dengan demikian pengguna tidak perlu khawatir isi blog yang lama tidak berguna.
7. Banyak pengguna dan memiliki dukungan komunitas yang memadai sehingga jika memiliki kendala dapat segera menemukan solusi.
8. Tersedia banyak plugin yang selalu update dan terus dikembangkan baik yang versi free atau yang pro.
9. Tersedia permalink yang akan mempermudah mesin pencari untuk mengenali blog anda.
10. kemungkinan untuk meningkatkan kinerja website dengan plugin sangat bisa sekali.
11. Mendukung banyak kategori untuk satu artikel sehingga pengaksesan kategori bisa lebih mudah.
12. Fasilitas Trackback dan Pingback. Juga memiliki kemampuan untuk melakukan otomatis Ping (RPC Ping) ke berbagai search engine dan web directory, sehingga website yang dibuat dengan WordPress akan lebih cepat ter index pada search engine.
13. Menyediakan pengelola teks yang sangat lengkap.
14. Mempunyai kemampuan optimasi SEO yang baik.

Perkembangan WordPress

A. 27 Mei 2003. WordPress pertama kali di rilis ( versi 0.7 )

B. 19 desember 2003, WordPress wiki di publish. Kita mengenalnya sekarang dengan codex.wordpress

C. 3 Januari 2004, WordPress versi 1.0 di rilis. Upgrade besar besaran dari vrsi sebelumnya. Edit link, interface admin baru, multiple category, dan fitur – fitur yang sangat usefull hingga versi terkini wordpress.

D. 22 Mei 2004, versi 1.2 dirilis. perubahan besar – besaran. POst review, Arsitektur plugin baru, sistem moderasi komentar yang lebih oke.

E. Pertengahan februari 2005, versi 1.5 dirilis. kemampuan memanage static page ( atau kita kenal dengan page pada wordpress ) telah merubah wordpress dari simple blog management menjadi full content management system. Theme system yang memudahkan user merubah tampilan, dan juga default template baru dengan codename Kubrick yang didesain oleh Michael Heilemann

F. Tahun 2005 merupakan tahun yang sangat berarti untuk wordpress. versi 1.5 di download lebih dari 900,000 kali, dan dimulainya service wordpress di wordpress.com

G. Desember 2005, versi 2.0 dirilis. fitur baru pada rich editting, sistem administrasi yang lebih baik, upload image, pengembangan import system, posting yang lebih cepat, pengembangan yang lebih baik untuk developer plugin.

H. Tahun 2006, blogware wordpress di download sebanyak 1,545,703 kali, dan 371 plugin unik yang di download sebanyak 191,567 kali. pada tahun ini juga pertama kali diadakannya WordCamp pertama kali di san fransisco

I. 22 Januari 2007, versi 2.1 dirilis. desain ulang interface dan pengembangan tools editing, pengembangan opsi manajemen konten, dan optimasi database

J. 16 Mei 2007, versi 2.2 dirilis. fitur support widget untuk template, support Atom feed, optimasi kecepata, revisi sistem taksonomi untuk category seperti tags

K. 24 September 2007, versi 2.3 dirilis. support native tagging, sistem taksonomi baru untuk category, notifikasi yang mudah untuk update, dan support penuh terhadap Atom 1.0

L. Pada tahun 2007 engine wordpress di download sebanyak 3,816,965 kali. dan terdapat 1,384 plugins yang di download sebanyak 2,845,884 kali . Meningkat 15 kali. pada tahun 2007 ini juga wordpress mengadopsi sistem release reguler terjadwal. rilis fitur major dijadwalkan sekitar setiap 3 – 4 bulan, atau 3 kali dalam setahun.

M. 29 maret 2008, versi 2.5 dirilis. para developer men-skip versi 2.4 sehingga versi 2.5 mengandung 2 major release. versi 2.5 membawa interface admin bar.

N. 15 july 2008, versi 2.6 dirilis dengan sejumlah peningkatan krusial. dari word count, theme preview dan revisi post ala wiki.

O. 11 Desember 2008, versi 2.7 dirilis. Penambahan fitur upgrade dan instalasi plug in dalam dashboard.

P. 10 Juni 2009, versi 2.8 dirilis dengan menawarkan perbaikan kecepatan, dan instalasi otomatis tema dari dashboard. Hal ini juga memperkenalkan editor CodePress untuk sintaks dan tampilan widget didesain ulang.

Q. 19 Desember 2009, versi 2.9 dirilis dengan menambahkan fitur undo dan image editor.

R. 17 Juni 2010, akhirnya versi 3.0 yang sudah ditunggu – tunggu kehadirannya akhirnya dirilis. Kubrick sebagai tema default akhirnya digantikan oleh “twenty ten. Penggabungan wordpress dan wordpress MU sehingga menciptakan fungsi multi-situs baru.

S. Agustus 2010, versi 3.0 telah didownload sebanyak 12,5 milliar kali.

T. Versi 3.1 memperkenalkan post format dan admin bar. Versi 3.2 membuat WordPress lebih cepat dan lebih ringan, versi ini ditingkatkan dengan persyaratan minimum untuk PHP 5.2.4 dan MySQL 5.0.15, dan memperkenalkan tema default baru yang disebut “Twenty Eleven”. Versi 3.3 membuat WordPress lebih ramah untuk pemula dengan pesan selamat datang dan fitur pointer.

U. 2012, Versi 3.4 memperkenalkan Customizer theme dan preview themes. Versi 3.5 memperkenalkan media manager baru dan tema default baru yang disebut “Twenty Twelve”.

V. 2013, Versi 3.6 memperkenalkan tema default baru yang disebut “Twenty Thirteen”, mendukung builtin Audio dan Video , Revisi dinamis dan scalable, peningkatan autosave dan Post Lock. Versi 3.7  memperkenalkan update otomatis untuk pemeliharaan dan keamanan, password yang kuat, hasil pencarian yang lebih baik dan dukungan global yang lebih baik untuk versi lokal. Versi 3.8 memperkenalkan desain admin baru dan tema default baru yang disebut “Twenty Fourteen”.

W. 2014, Versi 3.9 meningkatkan pengalaman pada media dan diperkenalkan live widget dan header preview. Versi 4.0 memperkenalkan tampilan grid untuk media library dan untuk menginstal plugin, dan preview visual untuk konten embed. Versi 4.1 mempermudah pada bagian menulis, instalasi bahasa dari bagian Pengaturan, dan tema default baru dan indah, “Twenty Fifteen”.

Kesimpulan

Pada penjelasan diatas telah kami jelaskan mulai dari pengertian wordpress, sejarah, macam-macam wordpress, keunggulan wordpress dan yang lainnya. WordPress adalah suatu aplikasi yang bisa anda manfaatkan untuk membantu bisnis anda, karena untuk membuat website dari wordpress ini sangat mudah karena memiliki user interface yang sangat user friendly sehingga siapa saja bisa memahami wordpress dengan mudah.
Aplikasi wordpress juga disediakan dalam keadaan gratis, dapat anda download di situs officialnya langsung, wordpress juga bisa diinstall secara offline di localhost, sehingga bisa digunakan untuk belajar.
Demikian penjelasan tentang WordPress ini, jika ada tambahan dan komentar terkait pembahasan artikel ini, silahkan tinggalkan komentar dibawah, semoga bermanfaat.!


Sumber https://www.infomatek.id/